dari awal abang-abang kami merintis turnamen antar kabupaten yang di adakan di desa paluh kecamatan mempura awalnya ini adalah pertandingan biasa untuk merayakan hari raya idul fitri lama kelamaan paluh cup ini menjadi turnamen yang sangat ternama di kabupaten siak.
lama kelamaan turnamen ini hilang,setiap masarakat desa paluh mengharapkan acara paluh cup yang biasa ada bisa bangkit lagi.itu semua dikarnakan tiada pengurus yang mau untuk memajukan desanya,dan begitu juga dengan pemuda .walaupun desa kami ini memiliki seorang ketua pemuda tetapi ia tidak tingal di desa kami.mungkin seluruh pemuda desa kami tidak setuju dengan keberadaan ketu pemuda tersebut,memang sistem pemerintahan desa kami lain dari yang lain.masarakat tidak bisa untuk mengeluarkan pendapatnya dikarnakan pemimpin kami entah siapa..kebanyakan di desa kami ini di saat rapat yang tidak menghasilkan uang seluruh masarakat desa di kasi tau dan sedangkan rapat pokmas(dana dari kabupaten)itu semua di tutup-tutupi dan nama yang ada di daftar itu pun hanyalah orang-orang dekat dengan aparat desa.
apalagi masalah cemburu sosial desa paluh ini adalah nomor satu jika orang kaya yang membuat tempat perjudian masarakat itu diam saja dan begitu juga dengan aparat desa ,tapi jika masarakat golongan bawah yang buat itu semua langsung melaporkan ke kecamatan adajuga langsung melapor kepolisian,oh y tadi kita bercerita tentang paluh cup kok bisa sampai cerita tentang masala desa,masalah paluh cup tadi apakah pemuda tidak pernah menghargai jerih payah dari abang-abang kita yang bersusah paya merintis itu semua sedangkan kita hanya tingal menjalan kan saja tidak bisa,dengan adanya pertanding ini mungkin banyak masarakat desa ini terbantu ,jika paluh cup itu ada masarakat bisa berjualan dan desa-desa lain bisa tahu dengan desa kita mungkin ada nantinyapemikiran-pemikiran yang cemerlang dari orang luar atau peluang usaha mungkin banyak lagi keuntungan dari itu .
marilah kita bersama-sama berdoa moga paluh cup tahun ini akan di adakan..
salam dari saya